Rabu, 18 Maret 2015

Khasiat Buah dan Sayuran Untuk Kesehatan Mata Biar Terhindari Dari Penyakit Glaukoma

Mata adalah panca indera yang penting, dengan mata manusia melihat segala hal dalam hidup, karena itulah mata juga disebut sebagai jendela dunia. Karena itulah menjaga kesehatan mata adalah satu hal penting yang harus diperhatikan. Salah satu cara untuk menjaga kesehatan mata adalah dengan mengkonsumsi buah dan sayuran yang mengandung zat-zat penting yang bermanfaat bagi kesehatan mata. Berikut ini beberapa pilihan buah dan sayuran yang dapat dipertimbangkan untuk menjaga kesehatan mata :

1. Wortel

Wortel sangat baik untuk kesehatan mata karena mengandung beta karoten yang akan di ubah oleh tubuh menjadi vitamin A yang sangat bermanfaat bagi kesehatan mata.

2. Tomat

Tomat kaya akan vitamin A,vitamin C dan lycopene yang merupakan nutrisi penting untuk mata.

3. Semangka

Semangka banyak mengandung vitamin A yang baik untuk kesehatan mata.

4. Alpukat

Kandungan lutein yang tinggi dalam alpuket penting untuk mencegah katarak.

5. Melon

Melon mengandung 68% vitamin A dalam setiap 100 gram daging buah.

6. Jeruk

Kesehatan mata kita dapat terjaga dengan konsumsi buah jeruk yang banyak mengandung vitamin C, folat,serat, kalsium dan kalium.

7. Kiwi

Kiwi mengandung lutein yang berguna untuk menjaga kesehatan mata dan mencegah penyakit katarak.

8. Strawberry

Strawberry mengandung vitamin C yang berfungsi memelihara kesehatan pembuluh darah dalam mata.

9. Pepaya

Pepaya banyak mengandung vitamin A yang baik untuk kesehatan mata.

10. Mangga

Mangga mengandung banyak vitamin A yang baik untuk mata.

11. Bilberries

Kandungan anthocyanosides dalam bilberries bermanfaat untuk memperbaiki penglihatan yang buram.

12. Apel

Apel bisa membuat mata kita tetap jernih karena mengandung vitamin A.

13. Belimbing

Belimbing mengandung vitamin A dan vitamin C yang baik untuk kesehatan mata.

14. Bayam

Bayam mengandung lutein dan zeaxanthin yang merupakan antioksidan terbaik untuk mencegah degenerasi makular dan katarak, juga vitamin C yang mampu mencegah glaukoma.

15. Kol

Kol banyak mengandung lutein dan zeaxanthin, serta menurunkan resiko terkena katarak.

16. Brokoli

Kandungan lutein dan zeaxanthin dalam brokoli dapat melindungi sel-sel mata dari radikal bebas.
Mulai dari sekarang jagalah mata anda dengan mulai mengkonsumsi buah dan sayuran yang baik untuk menjaga kesehatan mata.

Jumat, 13 Maret 2015

Ramuan Herbal Untuk Nyeri Haid

Nyeri haid atau dalam bahasa medis dikenal dengan istilah dismenorrhea adalah rasa nyeri yang muncul sewaktu menjelang haid atau pada saat menstruasi. Gejalanya ditandai dengan rasa sakit, mulas pada perut bagian bawah sampai ke pinggang dan paha. Hal ini terjadi akibat adanya kontraksi pada rahim.

Nyeri haid memang merupakan salah satu masalah yang diderita para wanita, kondisi lainnya adalah keputihan. Namun untuk mengatasi keputihan, Anda bisa membaca artikel mengenai obat keputihan tradisional.

Jika Anda mengalaminya, tidak perlu khawatir karena sekarang ini sudah banyak dijual obat-obatan untuk mengatasi nyeri haid. Namun jika Anda menginginkan cara alami untuk mengobati nyeri haid, berikut ini bahan dan cara pembuatannya.

Obat Nyeri Haid Tradisional

Berikut ini bahan-bahan alami yang bisa Anda gunakan untuk mengatasi rasa sakit saat menstruasi:
  • Daun Mint

Cara mengatasi nyeri dengan daun mint ini mudah, tidak perlu dikunyah. Cukup dengan diseduh bebarengan dengan teh, kemudian diminum 1-2 cangkir setiap hari. Rasa nyaman akan mulai timbul di perut, dan nyerinya akan sedikit berkurang.
  • Jahe

Iris 5 cm jahe tipis-tipis kemudian remukkan. Rebus di dalam panci yang diisi 3 gelas air, sisakan hingga 1 gelas saja. Tambahkan sedikit gula, minum tiga kali sehari (1 gelas untuk sehari, dibagi 3.)
  • Daun Kemangi

Kemangi juga pain killer yang efektif karena kandungan caffeic acid di dalamnya. Kemangi dapat meringankan nyeri haid. Namun, ia juga dapat menurunkan tekanan darah, sehingga lebih baik tidak dikonsumsi terlalu banyak. Cara mengonsumsinya, cukup campurkan pada masakan atau sambal sebagai lalap.
  • Kayu Manis

Kayu manis adalah bahan anti peradangan dan membantu meredakan nyeri haid. Cukup diseduh bersama teh, atau dicampurkan pada bahan kue atau masakan.
  • Kunyit

Kunyit juga mengandung bahan anti peradangan sehingga dapat membantu meredakan nyeri haid. Saat ini sih lebih mudah karena sudah ada kunyit kemasan di dalam botol yang siap minum kapan saja.

Tetapi jika Anda malas membelinya, Anda bisa kok membuatnya sendiri. Caranya, ambil kunyit secukupnya kemudian diparut dan peras airnya. Tambahkan sedikit madu pada air perasan kunyit tersebut dan langsung diminum.

Ramuan Tradisional Obat Nyeri Haid

Selain beberapa bahan alami diatas, masih ada lagi beberapa ramuan tradisional yang efektif untuk mengatasi rasa nyeri saat menstruasi.

Asam Jawa dan Temulawak

Bahan :
  • Asam jawa yang sudah matang sebesar telur merpati, ½ jari temulawak, gula jawa secukupnya dan air satu gelas.
Cara pengobatan :
  1. Temulawak diiris tipis, kemudian direbus dengan bahan lainnya dalam 1 gelas air hingga tersisa ½ gelas.
  2. Setelah itu, saring dan minum airnya sekaligus selagi masih hangat.
  3. Lakukan pengobatan ini dengan dosis yang sama selama satu minggu.

Bunga Matahari

Bahan :
  • Bagian dasar bunga matahari sebanyak 30 gram,
  • 1 sendok makan gula jawa dan 2 gelas air.
Cara Pengobatan :
  1. Rebus bagian dasar bunga matahari dengan 2 gelas air hingga tersisa 1 gelas.
  2. Kemudian tambahkan 1 sendok makan gula jawa.
  3. Setelah dingin, airnya disaring dan diminum sekaligus satu kali sehari.

Rupanya cukup sekian pembahasan mengenai ramuan tradisional obat nyeri haid kali ini. Kalau ada waktu akan saya sambung lagi, karena masih banyak ramuan dan bahan alami yang bisa digunakan.

Minggu, 08 Maret 2015

Tips Menyembuhkan Penyakit Batu Empedu

Apakah mungkin menghilangkan batu empedu tanpa operasi?
Jawabannya mungkin saja. Artikel ini akan membahas cara meringankan batu empedu secara alami menggunakan berbagai vitamin dan herbal.

Pengobatan alami mungkin harus tetap didampingi dengan pengobatan dari dokter. Konsultasi dengan dokter tetap diperlukan untuk mengawasi perkembangan kondisi pasien.

Batu empedu terjadi karena adanya kelebihan kolesterol yang berubah menjadi keras. Dengan mengendalikan kolesterol, batu empedu juga dapat dienyahkan. Jika tidak dirawat, batu empedu bisa mempertinggi risiko pasien terkena kanker usus besar. Berikut adalah vitamin dan herbal yang dapat membantu melarutkan batu empedu:

1) Vitamin E

Penelitian menunjukkan bahwa vitamin E terbukti dapat mencegah pembentukan batu empedu. Ditemukan bahwa sebagian besar penderita batu empedu ternyata tidak mendapatkan cukup vitamin E. Para ahli menyarankan untuk mengambil vitamin E dengan dosis sekitar 200 IU per hari.

2) Vitamin A

Tidak hanya baik untuk mata, vitamin A ternyata juga bisa melawan batu empedu. Vitamin A bermanfaat untuk membangun dinding mukosa dan menurunkan jumlah sel-sel mati yang masuk ke kandung empedu dan empedu.

3) Vitamin B Kompleks

Vitamin B Kompleks membantu kandung empedu mengosongkan dirinya dengan benar. Ini berarti tidak akan terdapat zat sisa dalam kandung empedu termasuk kolesterol yang akan membentuk batu empedu.

4) Vitamin C

Vitamin C membantu mengkonversi kelebihan kolesterol menjadi asam empedu yang tidak berbahaya. Hal tersebut akan membantu melarutkan batu empedu.
Vitamin C juga membantu memperkuat sistem kekebalan tubuh sehingga meningkatkan kemampuan tubuh melarutkan batu empedu.

5) Herbal untuk batu empedu

Bebrapa herbal seperti milk thistle, dandelion, dan peppermint bisa membantu mengobati batu empedu. Dandelion dan milk thistle berfungsi meningkatkan aliran empedu sehingga membantu membersihkan kandung empedu. Sedang peppermint mampu menghentikan pembentukan kristal kolesterol untuk mencegah dan menyembuhkan batu empedu.

Rabu, 04 Maret 2015

Jenis Buah Yang Baik Untuk Penderita Tipes

Pisang (Talh)

“Dan pohon pisang yang bersusun-susun.” (Q.S. Al Waqiah: 29) Menurut Al Maqdisi pisang yang terbaik adalah pisang yang bentuknya besar dan sangat manis. Pisang memiliki karakter sedang, namun ada yang berpendapat karakternya dingin dan dalam buku Thibbun Nabawi disebutkan karakternya panas diikuti lembab pada tingkat pertama. Al Maqdisi juga berpendapat pisang berguna untuk mengatasi batuk dan memberikan banyak nutrisi. Ibnu Qoyyim berpendapat pisang mampu melemaskan otot perut. Bagi penderita tifus apabila memerlukan nutrisi dapat mengkonsumsi pisang bersama dengan madu dan sakanjabin sebagai menu yang seimbang seperti yang dianjurkan oleh Imam Ibnu Muflih Al Maqdisi. Cara lain mengkonsumsi pisang adalah dengan mengambil pisang yang matang dan ditambahkan satu sendok madu lalu dilumatkan (diblender) hingga halus. Jus pisang plus madu dapat dikonsumsi dua kali sehari selama dua bulan hingga sepenuhnya pasien pulih dari nyeri otot, lemah dan lesu.

Apel (Tuffah)

Ibnu Jazlah berpendapat apel yang masam berkarakter dingin dan kasar, sedangkan apel merah lebih cenderung panas. Al Maqdisi menyatakan bahwa apel dapat menguatkan jantung dan lambung yang lemah. Dalam buku Thibbun Nabawi disebutkan bahwa apel berfungsi untuk menjaga kekuatan dan untuk memicu selera (nafsu makan). Disebutkan dalam buku Thibbun Nabawi bahwasannya apel dapat menguatkan jantung apabila dibuat minuman (Sharbat) dan juga bermanfaat untuk was-was (depresi). Apel dapat dibuat jus sementara untuk menetralisir dampak degatifnya, Al Maqdisi berpendapat agar ditambahkan air daun mint (ekstrak mentol) karena daun mint dapat mencegah muntah.

Jeruk Sitrun (Utrujjah)

“Perumpamaan orang mukmin seperti perumpamaan buah utrujjah rasanya enak dan baunya harum.” (HR. Al-Bukhari) Menurut buku Thibbun Nabawi, kemasaman (airnya) utruj bersifat dingin kering, dan suka dibuat sirup masam, bermanfaat untuk perut yang panas, menguatkan hati dan menggembirakannya, membuat lezat makanan, menghilangkan haus, memperbaiki selera makan, menghentikan diare, muntah karena pengaruh empedu kuning, denyut jantung, menghilangkan kesedihan. Bagi penderita tifus dapat mengkonsumsi air perasan jeruk sitrun (Citrus medica) atau jika tidak ada diganti dengan lemon dan ditambahkan madu sesuai selera. Jus dapat diminum untuk memperbaiki selera makan, mencegah muntah dan menghentikan diare (tifus kadang disertai diare).